
MAKALAH
Ruang Lingkup
Psikologi Pendidikan
Untuk Memenuhi
Tugas
Psikologi
pendidikan
Dosen Mata Kuliah: Drs. Agus yuliandi, M. Pd
DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 1
1.
Arif Setiawan NPM
:171210092
INSTITUT AGAMA
ISLAM
MA’ARIF NU METRO LAMPUNG
TAHUN 2018/2019
KATA PENGANTAR
Puji
dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas selesainya makalah
yang berjudul “ ruang
lingkup psikologi pendidikan ”.
Kami mengucapkan terima kasih kepada bpk. Drs. Agus yuliandi, M. Pd yang telah
membimbing kami agar dapat menyelesaikan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan
pengalaman bagi para pembaca. Kami menyadari bahwa makalah ini belum sempurna. Oleh
karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat kami
butuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.
Seputih
Banyak, 24 Mei 2019
Ttd:
Tim Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR............................................................................................ i
DAFTAR ISI........................................................................................................... i
BAB I PENDAHULUAN..................................................................................... 3
A.
Latar Belakang............................................................................................................ 3
B.
Rumusan Masalah....................................................................................................... 3
C. Tujuan.......................................................................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN........................................................................................
A. pengertian
psikologi pendidikan................................................................................... 5
B. ruang lingkup
psikologi pendidikan...............................................................6
BAB III PENUTUP............................................................................................... 9
1. Kesimpulan ..................................................................................................... 9
2.
saran..................................................................................................9
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................... 10
BAB I
PENDAHULUAN
- Latar belakang
Ilmu jiwa pendidkan yang lebih dikenal dengan psikologi pendidikan
terdiri dari dua kata, yaitu psikologi dan pendidikan. Psikologi berasal dari
bahasa Yunani yaitu psyche yang ber arti jiwa dan logos yang
berarti ilmu. Jadi secara harfiah psikologi berarti ilmu tentang jiwa atau ilmu
jiwa.
Adapun mengenai pendidikan menurut kamus besar bahasa indonesia, pendidikan
adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang
dalam usaha mende wasakan manusia melalui upaya pengajaran dan
pelatihan.
Sedangkan pengertian psikologi pendidikan menurut Alice Crow yaitu study
tentang belajar, pertumbuhan dan kematangan individu serta penerapan prinsip
prinsip ilmiah tenta ng reaksi manusia yang mempengaruhi belajar dan
mengajar.
Pengetahuan psikologi pendidikan merupakan salah satu pengetahuan yang
perlu dipelajari dan dipahami oleh seorang guru agar dapat menjalankan tugas
sebagai guru dengan cara yang sebaik-baiknya. Jadi seorang guru harus menguasai
mata pelajaran yang diberikan tetapi perlu juga memahami mereka yang
dipimpinnya dalam prosses pendidikan.
Para ahli psikologi dan pendidikan pada umumnya berkeyakinan bahwa dua
orang anak (yang kembar sekalipun) tak pernah memiliki respons yang sama persis
terhadap situasi belajar mengajar di sekolah. Keduanya sangat mungkin berbeda
dalam hal pembawaan, kematangan jasmani, inteligensi, dan keterampilan
motor/jasmaniah. Anak-anak itu seperti juga anak-anak lainnya, relative berbeda
dalam kepribadian sebagaimana yang tampak dalam penampilan dan cara berpikir
atau memecahkan masalah mereka masing-masing.
Pendidikan, selain merupakan prosedur juga merupakan lingkungan yang
menjadi tempat terlibatnya individu yang saling berinteraksi. Dalam interaksi
antar-individu ini baik antara guru dengan para siswa maupun antara siswa
dengan siswa lainnya, terjadi proses dan peristiwa psikologi. Peristiwa dan
proses psikologis ini sangat perlu untuk dipahami dan dijadikan landasan oleh
para guru dalam memperlakukan para siswa secara tepat.
Para pendidik, khususnya para guru sekolah, sangat diharapkan memiliki –
kalau tidak menguasai – pengetahuan psikologis pendidikan yang sangat memadai
agar dapat mendidik para siswa melalui proses belajar-mengajar yang berdaya
guna dan berhasil guna. Pengetahuan mengenai psikologi pendidikan bagi para
guru berperan penting dalam menyelenggarakan pendidikan di sekolah-sekolah. Hal
ini disebabkan eratnya hubungan antara psikologi khusus dengan pendidikan,
seerat metodik dengan kegiatan pengajaran.
Karena psikologi pendidikan mendasarkan uraiannya pada metode-metode ilmiah
untuk mendapatkan dan mengaplikasikan pengetahuan di dalam bidang pendidikan,
maka psikologi pendidikan disebut ilmu terapan atau applied science.
Apa pun yang disimpulkan para ahli tentang psikologi pendidikan, dapat
disimpulkan bahwa psikologi pendidikan adalah cabang dari psikologi yang dalam
penguraian dan penelitiannya lebih menekankan pada masalah pertumbuhan dan
perkembangan anak, baik fisik maupun mental, yang sangat erat hubungannya
dengan masalah pendidikan terutama yang mempengaruhi proses dan keberhasilan
belajar.
1. Rumusan Masalah
Sesuai dengan judul makalah ini “Psikologi Pendidikan”, Berkaitan dengan
judul tersebut, maka masalahnya dapat di identifikasi sebagai berikut :
- Apa
pengertian psikologi pendidikan ?
- Apa
ruang lingkup psikologi pendidikan ?
2. Tujuan
- Untuk
memenuhi tugas mata kuliah
- Untuk
mengetahui pengertian psikologi pendidikan
- Untuk
mengetahui ruang lingkup psikologi pendidikan
BAB II
PEMBAHASAN
- Pengertian
Psikologi Pendidikan
Psikologi Pendidikan adalah ilmu yang mempelajari tentang perilaku
manusia di dalam dunia pendidikan yang meliputi studi sistematis tentang
proses-proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan manusia yang
tujuannya untuk mengembangkan dan meningkatkan keefisien di dalam pendidikan.
Sedangkan pendidikan adalah proses pertumbuhan yang berlangsung melalui
tindakan-tindakan belajar. Dari dua definisi ini maka jelas fokus dari
psikologi pendidikan adalah proses belajar mengajar.
Arthur S. Reber mengatakan bahwa psikologi
pendidikan adalah sebuah subdisiplin ilmu psikologi yang berkaitan dengan
teori dan masalah kependidikan yang berguna dalam hal-hal penerapan
prinsip-prinsip belajar dalam kelas, pengembangan dan pembaharuan kurikulum,
ujian dan evaluasi bakat dan kemampuan, sosialisasi proses-proses dan interaksi
proses-proses tersebut dengan pendayagunaan ranah kognitif, dan penyenggaraan
pendidikan keguruan. Gloverdan Ronning (dalam Online) psikologi
pendidikan sebagai penerapan ilmu dan metode-metode psikologi untuk studi
perkembangan, belajar, motivasi belajar, pengajaran assesmen dan aspek-aspek
psikologi lainnya yang berkaitan dengan isu-isu yang berpengaruh dan
berinteraksi dengan proses belajar dan pembelajaran.
Pendidikan sebagai suatu proses perubahan tingkah laku, tidak akan mungkin
dapat dilepaskan dari psikologi. Karena dalam pendidikan berhubungan erat
dengan manusia. Jika kita membicarakan tentang manusia, maka akan banyak ilmu
pengetahuan yang muncul berkaitan dengan eksistensi manusia.Banyak pengertian
psikologi yang dikemukan para ahli yang masing-masing menekankan pada sudut
pandang tersendiri. Perbedaan ini terjadi disebabkan metode maupun pendekatan
yang digunakan para ahli tersebut berbeda dalam melihat permasalahan dari
psikologi itu sendiri. Berikut definisi psikologi dari beberapa tokoh:
- Wilhelm
Wundt:
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari kesaradan Manusia
- Woodworth
dan Marquis:
Psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia, yang terlihat
maupun yang tidak telihat meliputi aktivitas fisik, emosional, dan
berpikir.
- Fieldman: Psikologi adalah ilmu
pengetahuan yang mempelajari tentang perilaku dan proses mental.
- Clifford
T. Morgan: Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari perilaku manusia dan hewan.
- Gardner
Murphy: Psikologi
adalah ilmu yang mempelajari respons yang diberikan oleh makhluk
hidup terhadap lingkungannya.
- Kamus
Psikologi (Chaplin):psikologi sebagai suatu ilmu pengetahuan adalah
ilmu mengenai tingkah laku manusia dan binatang; studi mengenai organisme
dalam segala variasi dan kompleksitasnya, untuk bereaksi terhadap
perubahan yang terus menerus dan aliran dari kejadian-kejadian
fisik/ragawi dan peristiwa-peristiwa sosial yang menyusun lingkungannya.
Berdasarkan berbagai pengertian diatas, maka dapat ditarik suatu kesimpulan
bahwa Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki dan membahas
gejala-gejala dan aktivitas-aktivitas kejiwaan manusia yang berwujud tingkah
laku, baik itu tingkah laku yang terlihat dan tersembunyi pada manusia, baik
selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.
Sementara itu education atau pendidikan adalah proses perbuatan untuk
memperoleh pengetahuan. Atau pendidikan juga dapat diartikan sebagi suatu tahap
kegiatan yang bersifat kelembagaan (seperti sekolah) yang dipergunakan untuk
menyempurnakan perkembangan individu dalam menguasai pengetahuan, kebiasaan,
sikap dan sebagainya.
Selanjutnya, Barlow mendefiniskan Psikologi Pendidikan sebagai ilmu
pengetahuan berdasarkan riset psikologi yang menyediakan serangkaian
sumber-sumber untuk membantu guru dalam melaksanakan tugas-tugasnya untuk
mencapai proses belajar mengajar yang lebih efektif. Sementara itu Witherington
mengartikan Psikologi Pendidikan sebagai studi sistematis tentang proses-proses
dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan manusia.
Dengan merujuk pengertian-pengertian diatas, maka dapat disimpulkan bahwa
Psikologi Pendidikan merupakan salah satu cabang psikologi yang secara khusus
mengkaji perilaku individu dalam konteks situasi pendidikan dengan tujuan untuk
menemukan berbagai fakta, generalisasi dan teori-teori psikologi berkaitan
dengan pendidikan, yang diperoleh melalui metode ilmiah tertentu, dalam rangka
pencapaian efektivitas proses pendidikan.
- Ruang
Lingkup Psikologi Pendidikan
Jika kita bertanya mengenai lingkup (scope) psikologi pendidikan, maksudnya
bertanya tentang apa saja yang dibicarakn oleh psikologi pendidikan, maka
berdasarkan berbagai buku psikologi pendidikan akan diperoleh jawaban yang berbeda-beda.
Sebagian buku menunjukan lingkup yang luas, sedangkan buku-buku yang lain
menunjukkan ingkup yang lebih sempit atau terbatas.
Buku yang lingkupnya lebih luas biasanya membahas selain proses belajar
juga membahas tentang perkembangan, hereditas dan lingkungan, kesehatan mental,
evaluasi belajar dan sebagainya. Sedangkan buku yang lingkupnya lebih sempit
biasanya berkisar pada soal proses belajar mengajar saja. Perbedaan ini sangat
dipengaruhi oleh maksud penulis dalam menulis buku itu. Ada yang bermaksud
hanya memberikan pengantar saja, sehingga pembahasanya mengenai lingkup itu
cukup luas, akan tetapi kurang mendalam. Sebaliknya ada yang lingkup
pembahasannya tidak luas, yaitu berkisar pada proses beljar, akan tetapi
pembahasannya cukup mendalam. Jadi, beleh dikatakan bahwa tidak ada dua buku
psikologi pendidikan yang menunjukkan ruang lingkup materi yang sama benar.
Walaupun demikian, pada dasarnya psikologi pendidikan membahas hal-hal sebagai
berikut :
- a) Hereditas
dan Lingkungan
- b) Pertumbuhan
dan Perkembangan
- c) Potensial
dan Karakteristik Tingkah laku
- d) Hasil
Proses Pendidikan dan Pengaruhnya Terhadap Individu
yang Bersifat Personal dan Sosial
- e) Higiene
Mental dan Pendidikan dan
- f) Evaluasi
Hasil Pendidikan
Disamping itu perlu diketahui bahwa banyak buku psikologi pendidikan yang
tidak member judul buku dengan kata-kata psikologi pendidikan, padahal buku itu
benar-benar buku psikologi pendidikan, dalam arti buku itu membahas serta
mendalami pokok-pokok bahasan tertentu dari psikologi pendidikan. Maka untuk
mendalami psikologi pendidikan tidak senantisa harus mempelajari buku yang
berjudul psikologi pendidikan.
Namun menurut Sumadi Suryobroto ( 1987 ) Ruang Lingkup psikologi pendidikan
meliputi:
- Pengetahuan
tentang psikologi pendidikan : pengertian ruang lingkup, tujuan
mempelajari dan sejarah munculnya psikologi pendidikan
- Pembawaaan
- Lingkunganfisik
dan psikologis
- Perkembangan
siswa
- Proses
– proses tingkah laku
- Hakekat
dan ruang lingkup belajar
- Faktor
yang mempengaruhi belajar
- Hukum dan
teori belajar
- Pengukuran
pendidikan
- Aspek
praktis pengukuran pendidikan
- Transfer
belajar
- Ilmu
statistik dasar
- Kesehatan
mental
- Pendidikan
membentuk watak / kepribadian
- Kurikulum
pendidikan sekolah dasar
- Kurikulum
pendidikan sekolah menengah
Secara umum yang menjadi ruang lingkup Psikologi Pendidikan adalah
- Peserta
didik, proses belajar, dan situasi belajar.
- Mencakup
semua penerapan prinsip-prinsip psikologis dalam proses pendidikan dan
pembelajaran peserta didik di kelas, di berbagai institusi pendidikan,
baik di lembaga pendidikan formal (di lingkungan sekolah), non formal (di
lingkungan masyarakat), dan informal (di lingkungan keluarga).
Sedangkan menurut Good & Broopy (1997), ruang lingkup psikologi
pendidikan meliputi :
- Psikologi perkembangan, merupakan
bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang
membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Psikologi perkembangan berkaitan erat
dengan psikologi sosial, karena sebagian besar perkembangan terjadi
dalam konteks adanya interaksisosial. Dan juga berkaitan erat
dengan psikologi kepribadian, karena perkembangan individu dapat
membentuk kepribadian khas dari individu
- Psikologi sosial, bidang ini mempunyai 3 ruang
lingkup, yaitu :
- studi tentang pengaruh sosialterhadap proses individu, misalnya : studi
tentang persepsi, motivasiproses belajar, atribusi (sifat).
- studi tentang proses-proses individual bersama,
seperti bahasa, sikap sosial, perilaku menirudan lain-lain.
- Studi tentang interaksi kelompok, misalnya kepemimpinan, komunikasihubungan
- kekuasaan,kerjasamadalam kelompok, dan persaingan.
- Psikologi kepribadian, adalah bidang studi psikologi
yang mempelajari tingkah laku manusia dalammenyesuaikan diridengan lingkungannya, psikologi kepribadian
berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial, karena kepribadian adalah hasil dari
perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu
sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya.
- Psikologi kognitif, yaitu bidang studi
psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi, seperti: Persepsi, proses belajar, kemampuan memori, atensi, kemampuan bahasa dan emosi.
BAB
III
PENUTUP
- Kesimpulan
Psikologi Pendidikan merupakan salah satu cabang psikologi yang secara khusus
mengkaji perilaku individu dalam konteks situasi pendidikan dengan tujuan untuk
menemukan berbagai fakta, generalisasi dan teori-teori psikologi berkaitan
dengan pendidikan, yang diperoleh melalui metode ilmiah tertentu, dalam rangka
pencapaian efektivitas proses pendidikan.Hubungan antara teoritis dan praktis
memiliki keterkaitan dan tidak bisa dipisahkan. Praktik pendidikan seyogyanya
berlandaskan pada teori pendidikan. Demikian pula, teori-teori pendidikan
seyogyanya bercermin dari praktik pendidikan. Perubahan yang terjadi dalam
praktik pendidikan dapat mengimbas pada teori pendidikan. Sebaliknya, perubahan
dalam teori pendidikan pun dapat mengimbas pada praktik pendidikan.
2. Saran
Demikianlah makalah yang sederhana yang masih banyak kekurangan di sana
sini. Oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi
perbaikan makalah ini.
Daftar Pustaka
Dalyono M. ; 2010 ; Psikologi
Pendidikan ; Rineka Cipta : Jakarta.
http://psi-pend.blogspot.com/2011/09/definisi-dan-ruang-lingkup-psikologi.html di
unduh tanggal 24 mei 2019 pukul 08.05
http://vhajrie27.wordpress.com/2009/05/27/pendidikan-teoritis-dan-praktis/ di
unduh tanggal 24 mei 2019 pukul 08.16
http://nomeng87.wordpress.com/sumbangan-psikologi-dalam-pendidikan/ di
unduh tanggal 24 mei 2019 pukul 08.30
No comments:
Post a Comment