
MAKALAH
Sumber
Kurikulum
guna
memenuhi tugas
Pengembangan
Inovasi Kurikulum
Dosen Mata Kuliah: Maksum, M. Pd.I
DISUSUN OLEH:
KELOMPOK
4
1.
Anang Anshori NPM :171210196
2.
Muridul Aflahil Irham NPM :171210133
INSTITUT AGAMA ISLAM
MA’ARIF NU METRO LAMPUNG
TAHUN 2019/2020
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kepada
Tuhan Yang Maha Esa, atas selesainya makalah yang berjudul “ Sumber Kurikulum ”. Kami
mengucapkan terima kasih kepada bpk. Maksum, M. Pd
yang telah membimbing kami agar dapat menyelesaikan makalah ini.
Semoga makalah ini dapat menambah wawasan dan pengalaman bagi para pembaca. Kami menyadari bahwa makalah ini belum sempurna. Oleh karena itu, saran dan kritik yang membangun dari rekan-rekan sangat kami butuhkan untuk penyempurnaan makalah ini.
Seputih Banyak, 17 Oktober 2019
Ttd
Tim Penyusun
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR....................................................................................................1
DAFTAR ISI..................................................................................................................2
BAB I PENDAHULUAN..............................................................................................3
BAB II PEMBAHASAN..............................................................................................4.
A. Sumber- Sumber
Kurikulum................................................................................4
B. Sumber-Sumber Materi
Kurikulum......................................................................5
BAB III PENUTUP........................................................................................................7
A. Kesimpulan .........................................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................................8
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sumber- sumber kurikulum atau pengembangan kurikulum yang dimana juga saling berkaitan dengan kompenen kurikulum itu, dari dua pembahasan ini mudah-mudahan kita akan lebih memahaminya lagi dan lebih mengerti dari sebelumnya. Kurikulum merupakan salah satu komponen yang sangat menentukan dalam suatu sistem pendidikan, karena itu kurikulum merupakan alat untuk mencapai tujuan pendidikan dan sekaligus sebagai pedoman dalam pelaksanaan pengajaran pada semua jenis dan tingkat pendidikan. Dalam kurikulum terintegrasi filsafat, nilai-nilai, pengetahuan, dan perbuatan pendidikan. Kurikulum disusun oleh para ahli pendidikan/ ahli kurikulum, ahli bidang ilmu, pendidik, pejabat pendidikan, serta unsur-unsur masyarakat lainnya. Rancangan ini disusun dengan maksud memberi pedoman kepada para pelaksana pendidikan, dalam proses pembimbingan perkembangan siswa, mencapai tujuan yang dicita-citakan oleh siswa sendiri, keluarga, maupun masyarakat.
Strategi pelaksanaan kurikulum memberi
petunjuk bagaimana kurikulum itu dilaksanakan di sekolah. Kurikulum dalam
pengertian program pendidikan masih dalam taraf niat/ harapan/ rencana yang
harus diwujudkan secara nyata di sekolah sehingga mempengaruhi dan mengantarkan
anak didik kepada tujuan pendidikan. Maka, alhasil, komponen strategi pelaksanaannya
memegang peranan penting. Oleh karena itu, sudah sewajarnya para pendidik dan
tenaga kependidikan bidang pendidikan memahami kurikulum serta berusaha
mengembangkannya. Maka pada makalah ini penulis akan membahas beberapa
sumber-sumber dalam kurikulum.
B. Rumusan Masalah
1. Apa saja sumber-sumber kurikulum?
2. Apa saja sumber-sumber dan materi kurikulum?
C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui sumber-sumber kurikulum.
2. Mengetahui sumber-sumber dan materi dari kurikulum.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Sumber- Sumber Kurikulum
Kurikulum merupakan salah satu komponen yang sangat
menentukan dalam suatu sistem pendidikan, karena itu kurikulum merupakan alat
untuk mencapai tujuan pendidikan dan sekaligus sebagai pedoman dalam
pelaksanaan pengajaran pada semua jenis dan tingkat pendidikan. Dalam kurikulum terintegrasi
filsafat, nilai-nilai, pengetahuan, dan perbuatan pendidikan. Kurikulum disusun
oleh para ahli pendidikan/ ahli kurikulum, ahli bidang ilmu, pendidik, pejabat
pendidikan, serta unsur-unsur masyarakat lainnya
Beberapa sumber atau landasan yang menjadi inti
penyusunan kurikulum. Pengembangan kurikulum pertama bertolak dari pekerjaan
dan kehidupan orang dewasa. Karena sekolah mempersiapkan anak bagi kehidupan
orang dewasa, kurikulum terutama isi kurikulum diambil dari kehidupan orang
dewasa. Para pengembang kurikulum mendasarkan kurikulumnya atas hasil analisa
pekerjaan dan kehidupan orang dewasa.
Dalam pengembangan selanjutnya, sumber ini menjadi luas meliputi semua
unsur kebudayaan.
a. Manusia adalah makhluk
yang berbudaya, hidup dalam lingkungan budaya, ia harus mempelajari budaya,
maka budaya menjadi sumber utama isi kurikulum. Budaya ini mencakup semua
disiplin ilmu yang telah ditemukan dan dikembangkan para pakar, nilai-nilai
adat istiadat, perilaku, benda-benda, dan lain-lain.
b. Sumber lain penyusunan
kurikulum adalah anak. Dalam pendidikan atau pengajaran, yang belajar adalah
anak. Pendidikan atau pengajaran bukan memberikan sesuatu kepada anak,
melainkan menumbuhkan potensi-potensi yang telah ada pada anak. Anak menjadi
sumber kegiatan pengajaran, ia menjadi sumber kurikulum.
Ada tiga pendekatan terhadap anak sebagai sumber
kurikulum yaitu;
1) kebutuhan siswa,
2) perkembangan siswa,
3) serta minat siswa.
Jadi, ada pengembangan kurikulum bertolak dari kebutuhan-kebutuhan
siswa, tingkat-tingkat perkembangan siswa, serta hal-hal yang diminati siswa.
c. Hal lain yang menjadi
sumber penyusunan kurikulum adalah nilai-nilai. Pertanyaan pertama yang muncul
dalam kurikulum yang berdasarkan nilai adalah : Apakah yang harus diajarkan di
sekolah ? Ini merupakan pertanyaan tentang nilai. Nilai-nilai apakah yang harus
diberikan dalam pelaksanaan kurikulum? Nilai-nilai apa yang digunakan sebagai
kriteria penentuan kurikulum dan pelaksanaan kurikulum.
d. Terakhir yang menjadi
sumber penentuan kurikulum adalah kekuasaan sosial-politik. Di Indonesia,
pemegang kekuasaan sosial-politik dalam penentuan kurikulum adalah Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan yang dalam pelaksanaannya dilimpahkan kepada Dirjen
Pendidikan Dasar dan Menengah. Pada pendidikan dasar dan menengah, kekuasaan
penyusunan kurikulum sepenuhnya ada pada pusat, sedangkan pada perguruan tinggi
rektor diberi kekuasaan untuk menentukan kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam
penyusunan kurikulum.
Pendidikan atau pengajaran bukan memberikan sesuatu kepada anak, melainkan
menumbuhkan potensi-potensi yang telah ada pada anak. Anak menjadi sumber
kegiatan pengajaran, ia menjadi sumber kurikulum. Ada tiga pendekatan terhadap
anak sebagai sumber kurikulum, yaitu kebutuhan siswa, perkembangan siswa, serta
minat siswa.
Jadi, ada pengembangan kurikulum
bertolak dari kebutuhan-kebutuhan siswa, tingkat-tingkat perkembangan siswa,
serta hal-hal yang diminati siswa. Beberapa pengembang kurikulum mendasarkan
penentuan kurikulum kepada pengalaman-pengalaman penyusunan kurikulum yang
lalu. Pengalaman pengembangan kurikulum yang lalu menjadi sumber penyusunan
kurikulum kemudian. Hal lain yang menjadi sumber penyusunan kurikulum adalah
nilai-nilai.
B. Sumber-Sumber Materi Kurikulum
Isi kurikulum dapat berasal dari beberapa sumber berikut.
1. Masyarakat beserta
budayanya. Sekolah
berfungsi untuk mempersiapkan anak didik agar dapat hidup dimasyarakat.
2. Siswa. Ada beberapa hal yang harus
diperhatikan dalam perumusan isi kurikulum dikaitakan dengan siswa, yakni :
a. kurikulum sebaiknya disesuaikan
dengan perkembangan anak;
b. isi kurikulum sebaiknya
mencakup keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang dapat digunakan siswa dalam
pengalamannya sekarang dan juga berguna untuk menghadapi kebutuhannya pada masa
yang akan datang;
c. siswa hendaknya didorong
untuk belajar berkat kegiatannya sendiri dan tidak sekedar penerima pasif apa
yang diberikan guru; apa yang dihadapi siswa hendaknya sesuai dengan minat dan
berkeinginan siswa.
3.
Ilmu pengetahuan. Isi kurikulum diambil dari setiap disiplin ilmu.
Bidang studi yang dipilih yang diajarkan disekolah yang bertujuan memberikan
keterampilan akademik agar lulusanya dapat melanjutkan ke jenjang yang lebih
tinggi akan berbeda dengan sekolah yang mempersiapkan lulusannya yang setiap
bekerja.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Isi atau materi kurikulum harus bersumber pada tiga hal yakni masyarakat beserta budayanya, siswa, dan ilmu pengetahuan. Dalam menentukan isi kurikulum ketiga sumber tadi harus digunakan secara seimbang, apabila salah satu diantaranya terlalu ditonjolkan maka dapat mempengaruhi makna pendidikan.
a. Masyarakat sebagai Sumber Kurikulum
Sekolah berfungsi untuk mempersiapkan anak
didik agar dapat hidup dimasyarakat. Dengan demikian, apa yang dibutuhkan
masyarakat harus menjadi bahan perttimbangan dalam menentukan isi kurikulum.
b. Siswa sebagai Sumber Materi Kurikulum
Tugas dan fungsi pendidikan adalah untuk mengembangkan seluruh potensi siswa, maka tidala heran kalau kebutuhan anak harus menjadi salah satu sumber materi kurikulum.
c. Ilmu Pengetahuan sebagai Sumber Kurikulum
Isi kurikulum diambil dari setiap disiplin ilmu . para pengembang kurikulum tidak perlu susah-susah menyusun bahan sendiri, mereka tinggal memilih materi mana yang perlu dikuasai oleh anak didik berdasrkan disiplin ilmu sesuai dengan taraf perkembangan anak didik serta sesuai dengan kepentingannya.
DAFTAR PUSTAKA
Sanjaya, wina.2011.Kurikulum dan Pembelajaran.Jakarta: Prenada Media Group
Hamalik, oemar.2011.Kurikulum dan Pembelajaran.Jakarta: PT Bumi Aksara
Arifin, zainal.2013.Konsep dan Model Pengembangan Kurikulum.Bandung: PT Remaja Rosdakarya
file:///E:/Makalah%20Pengembangan%20Kurikulum%20_%20An%20Usual%20Diary.html
No comments:
Post a Comment